Minggu, 19 Juni 2011

DARAH

Darah adalah jaringan tubuh yang kompleks dan terdiri dari :

1. KOMPONEN SEL :

Sel darah merah yang disebut ERITROSIT.
Sel darah putih yang disebut LEKOSIT.
Pecahan dari sel yang disebut TROMBOSIT.
2. KOMPONEN CAIR : → PLASMA, terdiri dari :

92% air dan garam
6% protein yang meliputi : albumin, globulin, factor pembekuan darah dan transport protein.
2% lemak.

SEL DARAH MERAH : ( ERITROSIT )

Dibuat sisalam SUMSUM TULANG san prosesnya disebut : ERITROPHOESIS selanjutnya masuk kedalam aliran darah tepi.
Didalam aliran darah tepi sel darah merah akan kehilangan intinya, dan ini merupakan satu-satunya sel dalam tubuh yang tidak berinti.
Dengan hilangnya inti tersebut, sel akan berbentuk BIKONKAV, dan ini merupakan suatu keuntungan arena sel darah merah menjadi lebih fleksibel.
Sel darah merah mengandung hemoglobin didalamnya ( 95% ), dan ini yang memberikan warna merah.
Fungsi sel darah merah ini adalah untuk mengangkut O2 dan CO2 dari dank e jaringan tubuh.
Dalam aliran darah, eritrosit ini hanya berumur 120 hari, dan setelah itu dipecah dalam jaringan RES ( Reticulo Endothelial System ), menjadi ionFe, protein ( globin ) dan bilirubin. Ion Fe dan globin akan dipakai lagi untuk pembentukn sel eritrosit selanjutnya, sedangkan bilirubin akan dibuang keluar tubuh.

Nilai normal :

Eritrosit : 4.330.000 - 5.950.000/mm3
3.900.000 - 4.820.000/mm3
Hemoglobin ( Hb ) : 13,4 - 17,7 gr%
11,4 – 15,1 gr%
Kelainan :
Eritrosit : bentuk : target sel, oval sel, sickle sel, dsb.
Jumlah : Bila meningkat disebut ERITROSIS
Bila menurun disebut ERITTROPHENA.
Hemoglobin : Bila meningkat disebut : POLICITHEMIA.
Bila menurun disebut : ANEMIA

SEL DARAH PUTIH : ( LEKOSIT ).

Dibuat juga dalam SUMSUM TULANG, dan prosesnya dinamakan : LEKOPHOESIS.
Fungsi lekosit adalah untuk pertahanan dan kekebalan tubuh.
Terdiri dari :
1. Poli Morpho Nuclear Granulosit ( PMN GRANULOSIT ).
Usianya hanya beberapa jam hungga hari.
Dengan cat Romanowsky, reaksi granula dibagi menjadi :
a. NEUTROPHIL : Stab/Segmen
b. EUSINOPHIL.
c. BASOPHIL.

2. Lymphosit
Dibuat disumsum tulang dan kelenjar thymus
Beredar dipembuluh darah, pembuluh lymphe dan lien.
Usianya : Tahun, sebagai memori sel.
Ada 2 jenis : T dan B lymphosit.
3. Monosit.
Memphagosit mikro organisme dan sel tumor.
Menghasilkan : komplemen, prostaglandin, interferon, dsb.

Nilai Normal :
4700 – 10.300/mm3 (pria )
4300 – 11.300/mm3 ( wanita ).
Bila meningkat disebut LEKOSITOSIS
Bila menurun disebut LEKOPHENI.

TROMBOSIT : ( PLATELET )

Berasal dari pecahan sel megakariosit dalam sumsum tiulang, kemudian masuk kedalam aliran darah.
Berfungsi pada system pembekuan darah.
Usianya sekitar 10 hari.

Nilai Normal : 150.000 – 350.000/mm3

Bila meningkat disebut : TROMBOSITOSIS.
Bila menurun disebut : TROMBOPHENI.





ALBUMIN
Dioreduksi oleh HEPAR
Fungsinya : 1.Mempertahankan tekanan osmotic plasma ,sehingga cairan dan solute tetap berada dalam pembulu darah.
Apabila kadar albumin dalam darah munurun maka tekanan osmotic dalam plasma akan menurun sehingga cairan akan keluar lewat dinding pembuluh darah dan terjadilah OEDEM.
2.Sebagai alat transponasi beberapa harmon dan hasil metabolic dalam pemburuh darah.

IMMUNOGLOBULIN :( lg/ANTIBODI )

Ada 5 macam immunologlobulin : lgA ,lgG ,lgM ,lgD ,lgE
Diproduksi oleh liver , B Lymphosit,dan plasma sel.
Fungsinya sebagai pertahanan tubuh ,dengan mengikatkan diri pada kuman dan menarik macrophage untuk melakukan pagositosis.

FAKTOR PEMBEKUAN DARAH.

Terdiri dari 12 macam factor.
Dibuat didalam liver.
Bila kadarnya menurun dapat berakibat pendarahan, misalnya : defisiensi F.VIII yang dikenal dengan penyakit HEMOPILIA.

TRANSPORT PROTEIN.

Pemberian nama protein ini menurut bahan yang diangkutnya, misalnya :
LIPOPROTEIN yang diangkut : lemak.
TRANSCOBALAMIN yang diangkut : vitamin B 12.
TRANSFERIN yang diangkut : ion Fe.
PEMERIKSAAN DARAH.

Yang termasuk pemeriksaan DARAH LENGKAP ( DL ) atau pemeriksaan darah rutin adalah :
1.Pemeriksaan Laju Endap Darah ( LED ).
2.Pemeriksaan Kadar Hemoglobin ( Hb ).
3.Hitung jumlah lekosit.
4.Hitung jumlah Trombosit. ( ? )
5.Hitung jenis Lekosit. ( Differential Count )

Pemeriksaan darah yang lain diantaranya adalah :
1. Hitung jumlah eritrosit.
2. Pemeriksaan golongan darah/rhesus.

PEMERIKSAAN LAJU ENDAP DARAH ( LED )

1. CARA wintrobe :
Darah EDTA dihisap kedalam tabung wintrobe hingga titik nol.
Setelah 60 menit dilakukan pembacaan.
Normal : 10mm/jam.
Tabung wintrobe : panjang 120mm, diameter 2,5mm, skala 0 – 100 dari atas kebawah dan sebaliknya.
2. cara WESTERGREEN :
Darah EDTA diyambah larutan PZ ( 4 vol drh + 1 vol PZ )
Setelah 60 menit dilakukan pembacaan.
Normal : 2 – 13mm/jam ( pria )
2 – 20mm/jam ( wanita )
Tabung westergreen : panjang 300mm, diameter < 2,5mm, skala 0 – 200mm.
Lebih sensitive karena tabung panjang dan sempit.

PEMERIKSAAN KADAR HEMOGLOBIN ( Hb )

1. CYANMETH Hb :
Darah larutan Drabkins dan dibaca dengan fotometer dilaborat.
Merupakan cara pengukuran yang STANDARD, sebab semua jenis Hb terukur, kecuali HbS ( Sulf Hb ).

2. SAHLI :
Darah dicampur dengan 0,1 N Hel akan membentuk asam hematin yang sesuai dengan kadar hemoglobin. Setelah dicampur rata tunggu 3 – 5 menit, kemudian beri aquadest hingga warna coklatnya sama dengan blok warna yang ada. Permukaan aquadest sesuai dengan kadar Hb.
Besarnya kesalahan : 5 – 10 % dan sebagai sumber kesalahan adalah : volume darah yang kurang tepat, kadar Hel yang tidak tepat, campuran darah dan Hel yang tidak ditunggu 3 – 5 menit, dan blok warna indicator yang telah lama membutuhkan kalibrasi.

PENGHITUNGAN JUMLAH ERITROSIT, LEKOSIT, DAN TROMBOSIT.

ERI LEKO TROMBO
Pipet : pipet erotrosit pipet lekosit pipet eritrosit
Pelarut: Hayem Turk Reesecker.
Pengenceran : 200 kali 20 kali 200 kali
(0,5→101) (0,5→11) ( 0,5→10)
Perhitungan : 10.000 N/mm3 50 N/mm3 500 N/mm3
Pembesaran : 40 kali 10 kali 40 kali

HITUNG JENIS LEKOSIT.

Dibuat hapusan darah terlebih dahulu.
Syarat hapusan darah yang baik :
Panjang hapusan 1/3-2/3 panjang kaca.
Ada bagian yang tipis untuk pemeriksaan.
Tapi hapusan tidak boleh berlubang dan bergaris.
Lekosit harus tersebar rata.
Eritrosit tidak saling bertumpukan.

Nilai Normal : Eo / Ba / Stab / Seg / Ly / Mo.
1-3 0-1 2-6 50-70 20-40 2-8 %



#################################

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar